Wali Kota Gunungsitoli Pastikan Tidak Ada Relokasi Korban Gusur

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Wali Kota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua memastikan tidak ada relokasi buat korban penggusuran. Pemerintah Kota Gunungsitoli akan terus melakukan penggusuran dan menertibkan bangunan liar tanpa izin di Kota Gunungsitoli.

Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Gunungsitoli Lakhomizaro Zebua kepada wartawan ketika ditemui saat mengawasi pembongkaran sejumlah bangunan liar tanpa izin di komplek Pelabuhan Lama Gunungsitoli, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Jumat (20/1/2017).

“Untuk sementara kita belum memikirkan relokasi untuk mereka, karena mereka tinggal disitu tanpa izin. Mereka sebenarnya ada rumahnya di kampung dan mereka kemari untuk berdagang. Saya setuju mereka berdagang disini, tetapi mereka harus memenuhi ketentuan yang ada,” tegas Wali Kota.

Eks Terminal Akan Dibersihkan
Selain komplek Pelabuhan Lama Gunungsitoli, menurut Wali Kota, sejumlah lokasi lainnya yang ada bangunan kumuh tanpa izin akan digusur dalam waktu dekat. Salah satu lokasi kumuh tersebut adalah eks terminal Gunungsitoli yang berada di Jalan Diponegoro, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli.

BACA JUGA
Pemko Gunungsitoli Gusur Bangunan Liar di Pelabuhan Lama

Wali Kota memberitahu, lokasi eks terminal Gunungsitoli sudah diserahkan Pemerintah Kabupaten Nias kepada Pemko Gunungsitoli. Pemko Gunungsitoli sudah menggelar rapat bdengan Pemkab Nias mengenai penyerahan aset tersebut beberapa hari yang lalu. Dalam komplek eks Terminal Gunungsitoli, Wali Kota memastikan akan dibangun hotel dan swalayan.

“Kita sudah bosan dengan situasi Kota Gunungsitoli yang tidak rapi. Saya berharap lima tahun ke depan penataan sudah bisa dimulai, dan saya tidak menjamin bisa seratus persen bagus. Tetapi, apa yang sudah dimulai, saya pastikan akan berkelanjutan,” ucap Lakhomizaro. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *