Tertangkap Narkoba, Dua ASN Pemko Gunungsitoli Tidak Ditahan

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM| Tertangkap tangan sedang menggunakan narkotika dan obat obatan terlarang (narkoba) jenis sabu, dua oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Pemerintah Kota Gunungsitoli tidak ditahan.

Keduanya yang berinisial JPT (28) dan SM (29) ditangkap di kediaman SM ketika sedang mengkonsumsi narkoba oleh personil Sat Res Narkoba Polres Nias di Jalan Diponegoro, Desa Miga, Kota Gunungsitoli, Senin (21/3/2016).

Kapolres Nias AKBP.Bazawato Zebua, SH, MH yang dihubungi wartawan melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugo Daeli di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (30/3/2016), membenarkan jika JPT dan SM sempat diamankan karena menggunakan narkoba dikediaman SM.

Polisi berhasil menyita 1 plastik transparan berisi serbuk putih/sabu seberat 0,2 gram, 1 mancis lengkap dengan pipa, botol plastik berisi cairan putih, 2 kaca pirex, 1 pompeng dan 2 pipet ketika kedua ASN tersebut digrebek.

JPT dan SM telah ditetapkan sebagai tersangka, dan dijerat dengan pasal 127 dari UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun penjara.

Surat Edaran MA
Namun, mengacu kepada Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) nomor 4 tahun 2010 tentang penempatan penyalahgunaan, korban penyalahgunaan dan pecandu narkotika ke dalam lembaga rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial serta telegram Kapolri nomor SR/578/X/2015, kedua ASN tersebut tidak ditahan.

Kasus keduanya tetap dilanjutkan, bahkan surat pemberitahuan telah diadakan penyidikan (SPDP) terhadap keduanya telah dikirim penyidik Polres Nias ke Kejaksaan Negeri Gunungsitoli.

Dalam waktu dekat, keduanya akan dibawa ke Medan untuk mengikuti Assesment tingkat Propinsi. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah keduanya adalah pecandu atau korban, dan saat ini tim Assesment belum terbentuk di Pulau Nias. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *