Satpam Kejari Gunungsitoli Diopname Usai Bentrokan

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Usai bentrok dengan sejumlah personil Polisi Nias Selatan, satpam Kejaksaan Negeri Gunungsitoli Laskar Rius Zega menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Gunungsitoli.

Rahman Jaya Zega alias Jaya, kakak kandung dari Satpam Kejari Gunungsitoli Laskar Rius Zega, juga telah melaporkan kasus penganiayaan tersebut ke Mapolres Nias dengan nomor STPLP/37/II/2018/NS.

Informasi yang diterima wartawan, Laskar Rius Zega sempat diamankan oleh personil Polres Nias namun kemudian dilepaskan kembali.

“Sore dia (Satpam-red)  dibawa, sekitar dua jam dilepas karena Kasi Intel dan Kasi Pidsus langsung mendatangi Polres Nias,” sebut sumber sanuria.com.

Kepala Kejaksan Negeri Gunungsitoli melalui Kasi Intel Kejari Gunungsitoli Jimmy Donovan SH yang ditemui di kantor Kejari Gunungsitoli, Jalan Soekarno, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Selasa (6/2/2018) membenarkan hal tersebut.

“Benar, satpam yang bertugas di kantor kita yang bernama Laskar Rius Zega saat ini sedang menjalani perawatan di RSU Gunungsitoli. Menurut info dari kakak kandungnya, dia dirawat karena mengalami rasa sakit di bagian dada usai kejadian kemarin, Senin (5/2),” ujarnya.

Kasi Intel Kejari Gunungsitoli juga mengakui, kakak kandung dari Laskar Rius Zega telah melapor ke Mapolres Nias terkait insiden yang dialami adiknya saat terjadi bentrok dengan personil Polres Nisel.

“Tadi Kapolres Nias Selatan sudah datang dan menemui Kajari Gunungsitoli untuk mengklarifikasi dan meluruskan masalah kemarin. Kesalah pahaman antara personil kita dan personil Polres Nisel sudah diluruskan dan tidak dipermasalahkan lagi,” terang Jimmy.

BERITA TERKAIT

Personil Polres Nisel Bentrok dengan Pegawai Kejari Gunungsitoli

Sebelumnya, Kapolres Nias Selatan AKBP Faisal Napitupulu saat ditemui di kantor Kejari Gunungsitoli mengatakan, masalah tersebut sedang dikoordinasikan, dan menegaskan jika saat ini mereka lebih fokus pada kasus pembunuhan.

Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu Gulo yang dihubungi melalui telepon seluler juga mengaku belum bisa memberi keterangan terkait kasus tersebut. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *