Salah Perencanaan, Nias Barat Defisit Rp 100 Miliar Lebih

NIAS BARAT, SANURIA.COM- Pemkab Nias Barat (Nisbar) mengalami defisit keuangan mencapai Rp 100 miliar disebabkan kesalahan perencanaan saat penganggaran APBD TA 2015 silam. Hal itu diungkapkan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Faolombowo Gulo, Selasa (21/2/2017).

Faolombowo merinci, sumber permasalahan adalah penetapan Silpa sebesar Rp 37 miliar tanpa menyisihkan anggaran sertifikasi guru sebesar Rp 11 miliar dan pergeseran gaji pegawai.

Pada bidang pendidikan, kelebihan dana BOS tahun 2011 Rp 900 juta harus dikembalikan ke kas negara, selanjutnya beban utang retensi  PU kepada rekanan dari tahun 2011 sebesar Rp 29 miliar.

“Sementara capaian PAD hanya Rp 12 dari target Rp 24 miliar, belum lagi gaji ke-14 Rp 10 miliar ditambah DAK yang tidak terserap Rp 37 miliar dan dana hibah BPBD yang harus dibayarkan Rp 8 miliar,” ungkapnya.

Dari rincian itu, kata Kadis, jumlah keseluruhan angka defisit lebih Rp 100 Miliar setelah ditambah dengan penetapan defisit tahun lalu Rp 32 miliar.

Untuk mengatasi hal tersebut, dikatakan, Pemkab akan membayarkankan sebagian dengan mengeluarkan Perbup sebagai dasar hukumnya. ” Yang pasti akan terjadi pengurangan kegiatan dari Dinas PU sebesar Rp 40 miliar,” tambahnya.

Namun disampaikan, pihaknya tidak bisa memastikan bisa menutupi semua kekurangan dalam satu tahun anggaran.” Kami hanya menghitung, semua tergantung Bupati dan DPRD,” ujarnya. [rhg]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *