Saat Nisel Kekurangan Guru, Sejumlah Jabatan Struktural Ditempati Pendidik

 Serius Halu

Wakil Ketua Komisi A DPRD Nias Selatan Serius Halu

NISEL, SANURIA.COM – Penempatan pejabat eselon III dan IV yang dilakukan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha dinilai kurang profesional karena melantik sejumlah oknum berlatar belakang pendidik pada jabatan struktural.

Hal itu dikatakan Wakil Ketua Komisi A DPRD Nisel Serius Halu, Kamis (1/12/2016).

Padahal dikatakan, bupati sebelumnya telah mengisyaratkan kepada khalayak bahwa dirinya akan mengembalikan semua guru yang ada pada jabatan struktural ke sekolah sesuai persoalan minimnya guru.

“Kita pertanyakan bagaimana komitmen Pemkab terhadap dunia pendidikan Nisel, kita kekurangan ribuan guru, kok malah disertakan pada struktur pemerintahan,” katanya heran.

Selayaknya bupati dikatakan mendukung pembangunan pendidikan dengan imbauan Menpan dan Mendiknas tentang pengembalian guru ke sekolah.

Sesuai data, sejumlah camat yang baru dilantik bupati diketahui berlatar belakang guru, antara lain Camat Luahagundre, Camat Susua dan beberapa camat lain. Kemudian sejumlah Kabid dan Kepala Seksi juga mantan pendidik.

Selain itu, penempatan pejabat eselon III dikatakan masih terkesan beraroma nepotisme, azas kedekatan dan suka.

Maka kata Serius, bupati seharusnya meninjau ulang sejumlah pejabat tersebut. “Kita memita bupati segera mengembalikan para pendidik ke sekolah, itu harga mati, semua tahu Nisel kekurangan guru,” katanya.

Kadis Pendidikan sebelumnya, Dra Magdalena Bago mengatakan bahwa Pemkab Nisel masih kekurangan guru sekitar 4 ribu orang. Kekurangan guru menjadi penyebab rendahnya kwalitas pendidikan di daerah itu. [rhg]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *