Pondasi Rumah Dibongkar, Pendeta GBI Melapor

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM – Pendeta Gereja Bethel Indonesia (GBI) Emanuel Tohia Nasoaro Waruwu, STh MTh (35), melaporkan kasus pengrusakan pondasi bangunan rumahnya yang terletak di Dusun II, Desa Ononamolo II, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat.

Laporan pengaduan pengrusakan terhadap pondasi bangunan rumahnya diserahkan langsung oleh Nasoaro Waruwu, S.Th, M.Th kepada Kanit Reskrim Polsek Mandrehe, di kantor Polsek Mandrehe, Kecamatan Mandrehe, Kabupaten Nias Barat.

Nasoaro Waruwu yang ditemui di kediamannya di Jalan Diponegoro, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Selasa (6/2/2018) mengaku, jika dirinya menempuh jalur hukum atas apa yang dia alami, karena para pelaku pengrusakan tidak memiliki itikad baik.

“Saya sudah melaporkan hal ini kepada Kepala Desa, tetapi tidak ada respon. Bahkan setiap saya ingin ini dibawa secara kekeluargaan, para pelaku tidak mau datang, makanya saya melaporkan hal ini ke Polsek Mandrehe kemarin,” tuturnya.

Menurut Nasoaro, pelaku pengrusakan terhadap pondasi rumahnya adalah warga Desa Ononamolo II, Kecamatan Mandrehe Utara, Kabupaten Nias Barat, berinisial TW alias Ama Fite Waruwu, SW alias Ama Gayuri Waruwu, YW alias Ama Forlan Waruwu, YW alias Ufe Waruwu dan IW.

Pondasi rumahnya dibongkar habis oleh para pelaku menggunakan sejumlah alat pada tanggal 25 Januari 2018 sekitar pukul 18.00 wib, dimana kala itu dia sudah kembali ke Kota Gunungsitoli.

Kapolsek Mandrehe Iptu Bruno Harefa yang dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (6/2/2017) membenarkan telah menerima laporan Nasoaro Waruwu. Dia mengatakan, laporan tersebut akan segera dilidik dan mereka akan meninjau lokasi tempat kejadian perkara.

“Kasusnya akan segera kita lidik, dan kita akan meninjau lokasi tempat kejadian perkara dalam waktu dekat,” ujar Kapolsek Mandrehe. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *