Polres Nisel Sita 340 Liter Tuo Nifaro

NIAS SELATAN, SANURIA.COM – Pada operasi pekat yang digelar enam hari mulai 6 Agustus 2018 sampai hingga 11 Agustus 2018, Polisi Resor Nias Selatan menyita 11 jeriken atau 340 liter tuo nifaro alias tuak suling dari warga.

Tuak suling tersebut disita dari berbagai daerah di Nias Selatan dan kini diamankan di Polres Nias Selatan untuk proses pemusnahan.

Kapolres Nias Selatan Akbp Faisal F Napitupulu, SIk, MH, Minggu (12/8/2018) membenarkan bahwa pada operasi pekat selama enam hari, personil Polres Nias Selatan menyita 340 liter tuak suling.

Dimana Polsek Lahusa menyita 2 jeriken tuak suling berisi 10 liter dan 35 liter dalam mobil yang dikendarai ama Faris Telaumbanua warga Desa Sifaoroasi, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan.

Ama Faris mengaku membeli tuak suling di Desa Foa, Kota Gunungsitoli untuk dibawa ke Kecamatan Gomo.

“Kemarin personil Polsek Lolowau mendapat info ada kegiatan penyulingan tuak di rumah Tohu Aro Halawa di Desa Soliga Kecamatan Huruna, Kabupaten Nias Selatan,” jelas Kapolres.

Saat digrebek, personil yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lolowau berhasil menyita 2 jeriken tuak suling, yang berisi 35 Liter dan 15 Liter.

Tohu Halawa mengaku menyuling sendiri tuak tersebut dan akan dijual sendiri.

Selain di rumah Tohu Halawa personil Polsek Lolowau juga menyita 7 jeriken tuak suling pada pelaksanaa n razia pekat di Desa Orahili Oyo, Kecamatan Onohazumba, Kabupaten Nias Selatan.

Polisi menyita dari atas mobil Cold Diesel dengan nomor Polisi B 9030 TYV ketika sedang melakukan bongkar muat.

Setelah dicek, diatas mobil tersebut ada 7 jeriken atau sekitar 245 liter tuak suling yang diakui supir Warisman Ndururu adalah milik Ina Boy, warga Desa Sifaorasi, Kecamatan Huruna dan akan dijual si pekan Onozumba, Kecamatan Onozumba, Nias Selatan.

“kita akan terus menertibkan peredaran minuman keras di Kabupaten Nias Selatan, dan menegakkan Peraturan Bupati Nias Selatan Nomor : 04.20_33 Tahun 2017 tentang Larangan Minuman Beralkohol di Kabupaten Nias Selatan,” tegasnya.

Dia mengimbau masyarakat Nias Selatan maupun warga dari luar Nias Selatan untuk tidak membawa apalagi menjual minuman keras yang tidak memiliki ijin di Kabupaten Nias Selatan.

Karena minuman tersebut akan disita dan tidak tertutup kemungkinan para penjual maupun pengedar akan dijerat sanksi pidana. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *