Pembacaan Putusan Sela Gugatan CV Karya Sendoro Ditunda

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM- Ketua Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli Muhammad Y Sembiring SH menunda sidang pembacaan putusan sela gugatan Direktur CV Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan Direktur Rumah Sakit Umum Gunungsitoli.

Sidang pembacaan putusan sela yang seyogyanya digelar, Senin (13/6/2016), ditunda Ketua Majelis Hakim, karena salah satu Hakim Majelis Agung Laia, SH MH tidak dapat hadir pada persidangan, sehingga sidang akan digelar kembali minggu depan, Senin (20/6/2016).

Penundaan sidang diumumkan Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring di ruang sidang Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (13/6).

Sidang pembacaan putusan sela adalah untuk menetapkan apakah Pengadilan Negeri Gunungsitoli berhak atau tidak dalam menyidangkan gugatan CV Karya Sendoro terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli atas pembatalan CV Karya Sendoro sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alat Kesehatan di RSU Gunungsitoli tahun 2012 dengan anggaran sebesar Rp 15 miliar.

“Karena Hakim Majelis Agung Laia SH MH tidak dapat hadir pada sidang, maka sidang hari ini kita tunda minggu depan. Hakim Agung Laia tidak dapat hadir karena berhalangan,” terang ketua majelis hakim sambil menutup sidang.

Direktur CV Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua SH yang ditemui usai sidang, mengaku tidak keberatan atas penundaan sidang pembacaan putusan sela. Menurut dia, penundaan sidang tidak akan merubah putusan hakim.

“Tidak ada masalah kalau sidang pembacaan putusan sela ditunda hari ini, karena menurut saya tidak akan memengaruhi putusan hakim. Kan sebelumnya saat sidang gugatan saya dipimpin mantan Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Khamozaro Waruwu SH MH, telah diputuskan, Pengadilan Negeri Gunungsitoli berhak menyidangkan gugatan saya terhadap Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli,” terang Sonitehe.

Untuk diketahui, pelaksanaan pembacaan putusan sela dilakukan hakim majelis karena Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli menyatakan pada sidang sebelumnya jika Pengadilan Negeri Gunungsitoli tidak berhak menyidangkan perkara gugatan CV Karya Sendoro.

Menurut Bupati Nias dan Direktur RSU Gunungsitoli, yang berhak menyidangkan gugatan CV Karya Sendoro terhadap mereka atas pembatalan CV Karya Sendoro sebagai pemenang tender proyek pengadaan Alkes di RSU Gunungsitoli tahun 2012 sebesar Rp 15 milliar adalah pengadilan Tata Usaha Negara (PT-TUN), bukan Pengadilan Negeri Gunungsitoli. [irwanto hulu]      

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *