Menteri ESDM Ingatkan PLN Supaya Nias Tidak Terancam Krisis Listrik Lagi

JAKARTA, SANURIA.COM- Krisis listrik di Pulau Nias bisa terulang kembali di akhir Mei. Sebab, masalah kontrak antara PLN dengan pemilik PLTD sewa di Nias, APR Energy, ternyata belum selesai. APR mengancam mematikan pembangkitnya secara permanen di akhir Mei ini.

Menteri ESDM, Sudirman Said, sudah mendengar adanya masalah tersebut. Namun, pihaknya tidak dapat mengintervensi, karena masalah tersebut adalah urusan business to business (B to B), antara PLN dengan APR.

Sudirman hanya bisa memperingatkan PLN, agar jangan sampai krisis listrik Nias terjadi lagi. PLN diperintahkan melakukan langkah apa pun yang diperlukan guna mencegah terulangnya krisis listrik.

BACA JUGA
Menteri ESDM Tiba di Pulau Nias Pantau Penanganan Kelistrikan

“Saya tidak bisa terlalu jauh mencampuri urusan korporasi. Saya hanya mengingatkan PLN, bahwa listrik bagi masyarakat Nias itu sesuatu yang sangat kritikal, kebetulan lokasinya sangat terpencil dari Sumatera. Lakukan apa saja, kerjakan apa saja untuk menjamin Nias jangan sampai gelap,” tegas Sudirman, saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (18/5/2016).

Dirinya berharap, PLN dapat bernegosiasi dengan baik, sehingga ancaman APR tidak sampai menjadi kenyataan. “Soal negosiasi itu, apa sih yang nggak bisa diselesaikan? Jadi saya minta tolong agar PLN betul-betul tidak terulang gelap di Nias,” ucapnya.

Sudirman tak ingin masyarakat Nias kembali menderita akibat ketiadaan listrik. PLN diminta mengutamakan kepentingan masyarakat, tidak mengutamakan kepentingan korporasi dalam bernegosiasi dengan APR.

“Kalau kita punya itikad baik, nggak ada yang nggak bisa diselesaikan. Jadi jangan sampai mengulang kegelapan di Nias,” tutupnya. [det]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *