Mahasiswa IPB Jalur BUD Asal Nisut Terancam Pecat dan Kelaparan

NIAS UTARA, SANURIA.COM, – Sejumlah Mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) yang masuk jalur beasiswa utusan daerah (BUD) asal Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara terancam kelaparan. Puluhan Mahasiswa IPB asal Nias Utara tersebut juga terancam dipecat pihak kampus.

Utema Telaumbanua salah satu mahasiswa yang dihubungi, Kamis (26/7/2018), membenarkan jika mereka saat ini terancam kelaparan dan dipecat pihak kampus.

Menurut Utema, 26 mahasiswa IPB jalur BUD asal Nias Utara hingga saat ini belum menerima kiriman biaya hidup persemester. Begitu juga dengan biaya kuliah persemester belum dikirim Pemeritah Kabuoaten Nias Utara ke rekening kampus.

“Biaya kuliah angkatan 2013 Rp 9 juta, tahun 2014 dan 2015 Rp 11 juta, sedangkan biaya hidup Rp 7,8 persemester tiap mahasiswa,” terangnya.

Biaya hidup ditransfer ke rekening masing masing mahasiswa, sedangkan biaya kuliah dikirim langsung ke rekening kampus.

BACA JUGA

Kadis Pendidikan Nias Utara Tak Bayarkan Beasiswa,
Mahasiswa IPB dari BUD Nias Utara Terancam Perkuliahan

“Saat ini sudah ada beberapa mahasiswa yang diusir dari kos, untuk bertahan mereka menumpang tinggal dan makan di kost temannya,” jelas Utema.

Karena biaya kuliah dan biaya hidup tak kunjung dikirim, kata Utema, mereka tidak bisa fokus pada akademik, apalagi sebagian besar mahasiswa sudah semester delapan dan dalam penyelesaian dan penyusunan skripsi.

Dia berharap Pemkab Nias Utara mengirim biaya hidup dan biaya kuliah mereka, supaya mereka tidak kelaparan dan bisa menyelesaikan kuliah.

Kepala Dinas Pendidikan Nias Utara Folo,o Harefa yang dihubungi, Kamis, tidak memberi penjelasan penyebab tidak lagi dibayarkannnya uang kuliah mahasiswa jalur BUD itu. Dia hanya beralasan, masalah tersebut sudah diklarifikasi langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan.

“Sudah kita klarifikasi dan sampaikan langsung kepada mahasiswa yang bersangkutan,” ucapnya melalui pesan singkat. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *