Lima Nelayan Gunungsitoli Hilang Saat Melaut

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Lima nelayan asal Desa Sifalaete Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli hilang saat memancing ikan diantara Pulau Onolimbu, Kabupaten Nias dan Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan.

Hingga kini kapal boat di bawah 5 Gt dan kelima nelayan Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti (31), anak buah kapal Yarima Telaumbanua (25), Berkat Lase (18), Yaris Lase (18) dan Ama Juli (35) asal Desa Sifalaete Ulu, Kota Gunungsitoli belum ditemukan.

Pemilik kapal, Yusman Telaumbanua (40) yang ditemui di Desa Sifalaete Ulu, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Rabu (25/1) memberitahu, kapal boat miliknya yang dinakhodai Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti berangkat dari Desa Moawo, Kota Gunungsitoli, Senin (16/1) sekitar pukul 23.00 wib.

“Mereka berangkat, Senin (16/1) sekitar pukul 23.00 wib dan akan memancing ikan diantara Pulau Pini dan Pulau Onolimbu. Seharusnya mereka sudah kembali, Kamis (19/1), tetapi hingga kini mereka belum kembali,” ujar Yusman.

Yusman memberitahu, sebelum hilang, kapal boat miliknya masih sempat berpapasan dengan kapal boat milik nelayan lainnya asal Desa Moawo di sekitar Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan, Rabu (18/1). Kala itu kapal boat miliknya yang dinakhodai Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti masih beroperasi mencari ikan.

“Kita sudah melapor ke Basarnas dan Polisi, dan Basarnas saat ini sedang melakukan pencarian. Tetapi, sangat kita sayangkan, Basarnas hanya melakukan pencarian disekitar peraiaran Onolimbu, dan tidak mencari sampai Pulau Pini. Mereka beralasan, kapal besar milik Basarnas Nias sedang rusak, sehingga hanya bisa melakukan pencarian dengan speed boat,” sesal Yusman.

Selain Basarnas, menurut Yusman, sejumlah kapal boat ikan milik warga Desa Moawo juga telah turun melakukan pencarian hingga Pulau Pini, tetapi tidak ada hasil.

Hari ini, sejumlah kapal boat milik warga Moawo akan kembali melakukan pencarian, dan dia berharap Basarnas bisa membantu dengan menurunkan kapal pencari yang lebih besar.

Di tempat yang sama, Dalima Mendrofa alias Ina Rasti (25) berharap suaminya Yanus Setiawan Telaumbanua alias Ama Rasti dapat ditemukan, dan kembali dengan selamat.

Dia berharap Basarnas bisa melakukan pencarian hingga disekitar Pulau Pini, Kabupaten Nias Selatan, dimana sebelumnya kapal yang dinakhodai suaminya berpapasan dengan kapal nelayan lainnya.

Koordinator Pos Sar Nias Bobby Purba yang dihubungi wartawan melalui pesan singkat membenarkan, ada lima nelayan asal Gunungsitoli yang hilang. Basarnas sudah dua hari melakukan pencarian sampai ke selatan Pulau Onolimbu, dan hasilnya nihil.

“Rencananya sampai beberapa hari ke depan dilakukan pencarian. Hasil sore ini kita evaluasi nanti setelah anggota pulang dari Ops Sar,” tutur Bobby melalui pesan singkat.

Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua SH MH melalui Ps.paur Humas Polres Nias Aiptu.Osiduhugo Daeli yang ditemui di Mapolres Nias, Jalan Melati, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Rabu (25/1) membenarkan kejadian lima nelayan hilang.

“Kita sudah dapat laporannya, dan kita sudah koordinasi dengan Pol Air Kabupaten Nias Selatan dan kapolsek Pulau Pulau batu, Kabupaten Nias Selatan. Kita juga sudah koordinasi dengan Pol Air Sibolga untuk membantu melakukan pencarian,” ujar Paur Humas Polres Nias. [IH]

1 Comment

  1. Pingback: Pencarian Nelayan Hilang Terus Dilakukan – Sanuria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *