Lantai Tanah, Siswa SMA Somambawa Berpotensi Penyakit Paru

NIAS SELATAN, SANURIA.COM РSebanyak 7 unit ruang belajar SMAN 1 Somambawa  Nias Selatan (Nisel) berlantai tanah yang sering mengeluarkan debu berpotensi menyebabkan gangguan pernafasan bahkan penyakit paru paru bagi siswa juga guru.

Di sela-sela peresmian gedung bantuan Kejari Nisel Rabu (1/3), awak media menanyai sejumlah siswa tentang imbas lantai tanah terhadap kenyamanan belajar.

Para siswa BL, SH, RH dan lainnya dengan sungkan mengakui ketidaknyamanan akibat debu. Jika lokal tidak ditempati dikatakan, udara akan bersih karena lokasi sekolah pada perbukitan yang aman oksigen. Namun jika siswa memasuki ruangan beramai ramai, gesekan sepatu akan menimbulkan partikel tanah dan debu ke udara sehingga terhirup siswa.

Beberapa orang siswa mengaku sering me galami batuk, apalagi dengan kondisi fisik drop batuk dan demam akan cepat menyerang. Hal ini telah terjadi sejak 3 tahun lalu sejak sekolah ini didirikan. Atap rumbia, dinding papan sembarang yang bolong disana sini menegaskan sekolah itu sebagai gubuk reot. Beruntung sejumlah dermawan kini memberikan perhatian.

Kepala Sekolah Apraizman Waruwu mengaku, lantai tanah yang berdebu belum menimbulkan gangguan pernafasan bagi siswa.

“Sampai sat ini kami belum menerima keluhan, tapi memang kami rutin menyarankan siswa agar menyiram lantai setiap pagi hingga debu hilang,” akunya.

Namun Apraizman mengaku membutuhkan perhatian Pemprovsu penyediaan ruangan  nyaman bagi siswa agar menghindari gangguan kesehatan yang mengancam anak didik serta rekan guru.

Dokter Jun Meilda F Harefa yang berpraktek di salah satu RSU di Gunungsitoli menanggapi lantai berdebu SMA Somambawa, mengatakan bahaya kesehatan jika dibiarkan terus menerus.

Menghirup udara tiap hari dikatakan akan menyebabkan penumpukan partikel kotor dalam tubuh sehingga dapat menderita saluran pernafasan, bahkan pada tingkat membahayakan kesehatan paru paru jika tidak segera diantisipasi. [rhg]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *