Ketua DPRD Nisut Minta Usut Proyek Jalan Rp 2 M Diduga Kekurangan Volume

Ketua DPRD Nias Utara, Foanoita Zai

Ketua DPRD Nias Utara, Foanoita Zai

NIAS UTARA, SANURIA.COM- Terkait temuan ketua DPRD Nias Utara (Nisut) Drs Foanoita Zai pada pembangunan jalan dari Dusun II Desa Botolakha menuju irigasi Sogawu Kecamatan Tuhemberua senilai Rp 2 milliar, Foanoita Senin (27/2/2017), menjawab wartawan, meminta aparat penegak hukum mengaudit kerugian negara akibat dugaan praktik KKN yang dilakukan oleh perusahaan dan dinas PU setempat.

Persoalannya dikatakan, kesalahan tidak hanya proses pengerjaan, namun disinyalir telah melanggar aturan dari awal perencanaan yang mengakibatkan adanya kekurangan volume secara besar.

“Perencanaan awal kegiatan itu ada tiga item yakni pengaspalan, pengerasan dan pembukaan badan jalan dengan satu jalur. Setelah dimonitoring, pengaspalan dari 20 patok hanya 7 patok yang dikerjakan, demikian pengerasan, dari 20 patok hanya 13 patok yang sudah siap hingga penambahan kontrak kerja berakhir,” beber Foanoita.

Selain menguntungkan diri sendiri akibat rekayasa dan kualitas, tindakan perusahaan dan PU terkait pembukaan  cabang badan jalan juga dinilai  menjadi gambaran buruk kinerja PU.

Sementara Plt Kadis PU, Yulius Zai MT yang merangkap sebagai pejabat pembuat komitmen (PPK) sebelumnya mengatakan, perubahan dalam perencanaan itu tidak menabrak ketentuan karena permintaan warga, namun tidak merinci dan menerangkan permintaan warga pihak mana. [rhg]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *