Kejar Tersangka Penggelapan, Polres Nias Gelar Sayembara

NIAS, SANURIA.COM| Polisi Resor Nias telah menetapkan Bendahara Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Gunungsitoli berinisial SSZ sebagai tersangka. SSZ diduga telah melakukan penggelapan uang mahasiswi IKIP Gunungsitoli sebesar Rp 2,2 Miliar.

Namun, keberadaan bendahara IKIP Gunungitoli tersebut hingga saat ini tidak diketahui, sehingga dia meminta mahasiswa IKIP Gunungsitoli untuk membantu polisi untuk mencari atau memberitahu keberadaan bendahara tersebut.

“Kalau ada mahasiswa yang memberikan informasi kepada kami tentang keberadaan SSZ, saya akan memberikan hadiah uang sebesar Rp 2,5 juta. Jika lokasi SSZ ada di luar daerah, kita akan menanggung ongkos mahasiswa tersebut, dan hadiah uang Rp 2,5 juta untuk bantuan uang kuliah mahasiswa tetap kita berikan,” janji Kapolres Nias AKBP Bazawato Zebua.

Sayembara itu disampaikan Kapolres pada pertemuan terbatas dengan mahasiswa IKIP Gunungsitoli dalam membahas sejumlah tuntutan mahasiswa IKIP Gunungsitoli yang menggelar aksi di halaman kampus IKIP Gunungsitoli, Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombo, Kota Gunungsitoli, Sabtu (20/2/2016).

Dihadapan ratusan mahasiswa IKIP Gunungsitoli, Kapolres Nias juga berjanji, dia akan memberi hadiah uang sebesar Rp 2,5 juta bagi mahasiswa IKIP Gunungsitoli yang dapat memberikan informasi keberadaan SSZ kepada Polisi.

Apabila SSZ ada di luar daerah, polisi akan menanggung biaya atau ongkos mahasiswa yang memberikan informasi, di luar uang hadiah sebesar Rp 2,5 juta untuk bantuan biaya kuliah mahasiswa pemberi informasi.

Kapolres Nias tidak lupa menambahkan, apabila SSZ tertangkap kelak, polisi akan melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Polisi akan menindak tegas jika ada pihak lain yang ikut terlibat.

Pada berita sebelumnya, diketahui jika mahasiswa IKIP Gunungsitoli melakukan unjukrasa dan memboikot pelaksanaan kuliah sejak Rabu (17/2/2016) lalu.

Unjukrasa dilakukan untuk menuntut peningkatan akreditas IKIP Gunungsitoli, sarana dan prasarana kampus, dan penuntasan kasus penggelapan uang mahasiswa yang dilakukan bendahara IKIP Gunungsitoli SSZ sebesar Rp 1,2 milliar.

“Kerugian seluruhnya Rp 2,2 milliar, dan bukan hanya Rp 1,2 milliar. Jika mahasiswa ingin mendapat penjelasan lebih detail, kami siap menerima kunjungan mahasiswa di Polres Nias,” tutur Kapolres Nias.  [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *