Kadis Pendidikan Nias Utara Tak Bayarkan Beasiswa, Mahasiswa IPB dari BUD Nias Utara Terancam Perkuliahan

SANURIA.COM, BOGOR – Sejumlah mahasiwa Nias Utara yang sedang kuliah di Institut Pertanian Bogo (IPB) yang berasal dari Beasiswa Umum Daerah (BUD) Kabupaten Nias Utara, mengaku terancam tidak melanjutkan perkuliahan.

Masalah ini disebabkan Pemkab Nias Utara melalui Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara tidak lagi membayarkan biaya rutin mahasiwa per semester sebagaimana pada tahun tahun sebelumnya.

Demikian disampaikan 26 orang mahasiswa BUD Nias Utara lewat Surat tertulis yang ditujukan Kepada Bupati Nias Utara tertanggal 13 Juli 2018.

Menurut Utema Telaumbanua, salah satu mahasiswa yang meneruskan surat tersebut ke redaksi sanuria.com mengatakan, mereka heran atas penjelasan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara Drs Foloo Harefa yang menjadikan alasan tidak dicairkan biaya perkuliahan BUD Nias Utara di IPB Bogor karena ada temuan BPK penggunaan dana oleh mahasiswa pada tahun 2015 dan tahun 2016.

“Ini sesuatu alasan yang tidak masuk akal, bagaimana mungkin kami menggunakan dana lebih, sementara sudah ditetapkan biaya kami masing masing per mahasiwa dan kenapa baru ada alasan seperti itu,” ujarnya.

Lebih lagi, Utema menjelaskan, bahwa akibat tidak dibayarkan biaya rutin perkuliahan, maka mereka sedang terancam kelangsungan perkuliahan lanjutan mengingat ke 26 orang mahasiswa BUD Nias Utara kebanyakan sedang dalam proses penelitian atau tugas akhir.

“Kami sangat dirugikan dengan keadaan ini, karena nasib kami sudah gantung dan bahkan nama baik kami juga sangat dirugikan atas alasan temuan BPK itu. Ini bisa diasumsikan seolah-olah kami sudah merampok uang negara sehingga kami tidak dibiayai lagi,” kesalnya.

Ia juga berharap agar Bupati Nias Utara segera menindaklanjuti persoalan ini dan merespon surat mahasiswa BUD Nias Utara. Seraya berharap kepada Bupati Nias Utara untuk bersikap agar segera menyelamatkan perkuliahan mereka melalui realisasi pembayaran pembiayaan rutin per semester.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nias Utara Drs Foloo Harefa yang dikonfirmasi sebelumnya, membenarkan bahwa ada sejumlah mahasiswa yang tidak dibayarkan beasiswanya karena berdasarkan laporan yang dia terima dari staf pengelola BUD terdapat temuan BPK RI sehingga karena temuan tersebut menjadi alasan tidak dibayarkan kepada sejumlah mahasiswa penerima BUD. Kata Foloo Harefa menjelaskan dengan singkat. [red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *