Imbauan Tidak Diindahkan, Petasan dan Mercon Tetap Dijual

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Imbauan Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Gunungsitoli terkait pelarangan memperjualbelikan petasan dan mercon di Kota Gunungsitoli tidak diindahkan.

Sejumlah pedagang yang berjualan di sepanjang Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli terlihat menggelar petasan dan mercon untuk dijual kepada masyarakat tanpa mengindahkan keputusan Forkopimda dan FKUB Kota Gunungsitoli.

Beberapa pedagang petasan yang ditemui di sekitar Jalan Gomo, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli, Rabu (14/12/2016) membantah menjual petasan dan mercon.

Namun, mereka yang tidak mau namanya disebutkan mengaku yang dijual hanya kembang api dan petasan kecil untuk mainan anak anak. Mereka juga mengaku engambil kembang api dan petasan kecil dari UD.Dea.

Pemilik UD Dea yang ditemui wartawan disaat bersamaan membantah jika menjual petasan dan mercon, tetapi dia mengaku hanya menjual kembang api.

Dia juga mengaku jika telah mendengar imbauan agar tidak memperjualkan petasan dan mercon, sehingga dia hanya menjual kembang api saja.

Hormati Keputusan Bersama
Sebelumnya, Wali kota Gunungsitoli Ir Lakhomizaro Zebua pada acara Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kota Gunungsitoli 2016 yang digelar di gedung STT Sunderman, Senin (12/12/2016) meminta semua pihak untuk menghargai keputusan bersama.

Dimana keputusan bersama Forkopimda dan FKUB Kota Gunungsitoli melarang untuk memperjualbelikan petasan di Kota Gunungsitoli menjelang Natal dan Tahun Baru.

Wali Kota Gunungsitoli juga dengan tegas mengatakan, dia tidak akan peduli jika memang ada izin. Menurut dia, keputusan bersama lebih kuat dari izin yang diterbitkan  untuk dapat memperjualbelikan petasan dan mercon.

BACA JUGA
Jelang Natal dan Tahun Baru, Petasan Dilarang Dijual di Kota Gunungsitoli

Dia juga akan mengambil tindakan tegas bagi pedagang yang tidak mengindahkan keputusan bersama Forkopimda dan FKUB Kota Gunungsitoli, karena sesuai keputusan bersama, peringatan Natal dan Tahun Baru di Kota Gunungsitoli tahun ini diperingati dengan penuh hikmat.

Pada berita sebelumnya, telah diberitahu jika Forkopimda dan FKUB telah menerbitkan keputusan bersama yang ditandatangani tokoh masyarakat, tokoh agama, Dandim 0213/Nias, Kapolres Nias dan Wali kota Gunungsitoli untuk melarang memperjualbelikan petasan dan mercon di Kota Gunungsitoli.

Pelarangan tersebut dibaca ketua FKUB Kota Gunungsitoli Pdt.Ya’aman Zega pada acara apel Nusantara bersatu di taman Ya’ahowu, Jalan Lagundri, Kelurahan Pasar, Kota Gunungsitoli beberapa waktu yang lalu. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *