Harga Tiket Medan-Nias Sentuh 1 Jutaan, Praktisi Hukum Angkat Bicara

NIAS, SANURIA.COM – Mahalnya harga tiket rute Medan – Nias saat ini yang mencapai angka harga 1 jutaan, praktisi hukum muda asal Nias Sonitehe Telaumbanua SH M.Kn ikut angkat bicara.

Melalui rilis persnya kepada wartawan Senin, (30/4/ 2018) di Medan, Sonitehe yang berprofesi sebagai advokat itu menyikapi keresahan kenaikan harga tiket penerbangan jalur Nias- Medan selama ini.

Dalam keterangannya Sonitehe mengatakan, bahwa kondisi masyarakat Nias pengguna transportasi udara saat ini sedang dirundung keresahan, sebab harga tranportasi udara yang beberapa tahun sebelumnya dengan harga 400 ribu sampai 500 ribu tidak lagi didapatkan.

“Sekarang kita cek di Travelloka, harganya sampai berlipat-lipat. Sehingga masyarakat pelaku bisnis dan usaha yang lalu lalang ke Medan – Nias berpikir berkali-kali menggunakan jasa penerbangan karena tiketnya sangat mahal. Ini berturut turut dalam bulan ini, kenaikannya sangat signifikan,” kata Soni Telaumbanua menuturkan.

Ia juga mengherankan perbandingan harga tiket Medan – Nias yang hanya menempuh jarak 45 menit bisa sampai harga 1 jutaan. Sedangkan jika dibandingkan harga tiket ke luar negeri yang menempuh jarak yang sama seperti Singapura dan Penang-Malaysia, harga tiketnya hanya 300 ribu-400 ribu.

“Mengapa penerbangan jalur Nias sampai 1 jutaan?” tanya Soni dengan heran.

Soni menduga ada sesuatu dibalik tingginya harga tiket Medan-Nias itu, karena bisa memunculkan kerugian yang lain. Sebab pengguna jasa penerbangan Medan – Nias selama ini 75 % diantaranya pengguna uang negara.

“Ini diduga bisa modus korupsi baru secara sistematis kalau ini dibiarkan. Ini harus dihentikan oleh pihak terkait, dalam hal ini Menteri Perhubungan,” ungkap Soni Telaumbanua.

Lebih lagi juga menekankan bahwa ke 5 (lima) Kepala Daerah di Kepulauan Nias mempunyai tanggungjawab moral soal ini untuk mengatasi kemahalan tiket pesawat Medan- Nias.

“Kenapa kepala daerah mereka diam saja dengan keadaan ini? Padahal sudah melebar kemana-mana keluhan masyarakat Nias di media sosial. Seharusnya ambil tindakan untuk datang menemui Menteri Perhubungan agar memintakan kepada Wings dan Garuda agar menetapkan harga standar,” tukas Sonitehe.

Selain menyoroti pasifnya kepala Daerah, juga menghimbau para pemberi jasa penerbangan dalam hal ini Wings dan Garuda menetapkan harga standar penerbangan Medan – Nias seperti sebelumnya antara 400 ribu sampai 500 ribu rupiah.

Menurutnya lagi, Pulau Nias sangat membutuhkan sentuhan fasilitas transportasi udara yang terjangkau mengingat daerah Nias berada di daerah Kepulauan dan mempunyai pengaruh ketergantungan percepatan pengembangan potensi pariwisata melalui biaya transportasi yang standar dan murah.

“Saya akan melayangkan surat meminta kepada pihak terkait baik Kementrian Perhubungan maupun Pemberi Jasa Penerbangan agar menyikapi terkait keluhan ini. Apabila tidak di tanggapi segera, maka tidak tertutup kemungkinan akan segera mengajukan gugatan hukum secara class action di Pengadilan terkait mahalnya tiket tersebut,” Tegas Soni Telaumbanua mengakhiri. [red]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *