Diduga Bersama Wil, Oknum Anggota DPRD Nisut Digerebek Istri

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Diduga sedang bersama wanita idaman lain di dalam rumah kontrakan, oknum anggota DPRD Kabupaten Nias Utara berinisial AYH digrebek istri.

Pertengkaran antara AHY dan istrinya sempat menjadi tontonan dan menyulut emosi warga yang tinggal sekitar lokasi rumah kontrakan AHY di komplek Tandrawana, Gang Mesjid, Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, Senin (13/2/2017) sekitar pukul 20.15 WIB.

Emosi warga berhasil diredam Babinkamtibmas dan sejumlah aparat Kelurahan Pasar Gunungsitoli bersama kepala lingkungan.

Permasalahan tersebut akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan oleh aparat kelurahan dan Babinkamtibmas Polres Nias di rumah kepala lingkungan.

Sebelumnya, salah seorang warga yang ditemui di lokasi kejadian menegaskan, AHY sudah kerap membawa wanita yang bukan istrinya di rumah kontrakan tersebut.

Menurut dia, warga sekitar juga sudah mengincar dan hendak melakukan penggrebekan, tetapi terhalang terali besi yang mengelilingi halaman depan rumah kontrakan AHY.

“Kami sudah lama mengincar dan akan melakukan penggrebekan, karena AHY sudah kerap membawa wanita yang bukan istrinya di rumah tersebut. Tadi istrinya mendatangi kontrakan tersebut, di dalam rumah ada AHY dan wanita lain, sehingga terjadi pertengkaran antara AHY dan istrinya. Melihat warga berdatangan, AHY kabur dan meninggalkan istrinya bersama wanita itu,” tutur warga yang tidak ingin disebutkan namanya.

Hal senada juga diungkapkan kepala lingkungan Armin Zebua, bahkan dia pernah mendatangi rumah tersebut karena warga melapor jika AHY sedang bersama wanita di dalam rumah.

Namun, pintu pagar rumah yang terbuat dari besi tak kunjung dibuka walau diketuk beberapa kali.

KZ, wanita yang diduga bersama AHY, kepada media mengaku adalah warga Botolakha, Kecamatan Tuhemberua, Kabupaten Nias Utara.

Dia berkilah baru kembali dari luar daerah, dan sebelumnya bekerja dan tinggal di rumah pamannya di Medan.

“Saya tinggal di Botolakha, dan baru kembali dari Medan. Selama ini saya bekerja dan tinggal di rumah paman saya di Medan. Saya dan AHY hanya teman biasa,” kilah KZ kepada media.

Pantauan wartawan, kejadian tersebut menjadi tontonan warga, sehingga untuk mengantisipasi amuk warga, KZ kemudian dibawa ke rumah kepala lingkungan dengan pengawalan ketat personil dari Polres Nias. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *