Bupati Nias Mangkir Lagi pada Sidang Alkes, Hakim Layangkan Surat Peringatan

NIAS, SANURIA.COM- Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli akan melayangkan surat peringatan kepada Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli, MM dan Direktur Rumah Sakit Umum Gunungsitoli terkait ketidakhadiarannya mengikuti persidangan penyampaian dupliknya atas gugatan CV Karya Sendoro selaku pemenang tender alkes Tahun 2012 senilai 12,2 miliar dari Pagu dana 15 Miliar.

Rencana pemberian peringatan disampaikan Ketua Majelis Hakim Muhammad Y Sembiring, SH pada sidang gugatan Direktur CV Karya Sendoro Sonitehe Telaumbanua, SH terhadap Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli yang digelar di Pengadilan Negeri Gunungsitoli, Jalan Pancasila, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Senin (23/5/2016).

Akibat ketidakhadiran Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli tanpa pemberitahuan, sidang yang telah dibuka Ketua Majelis Hakim Muhammad Yusuf  Sembiring, SH didampingi Hakim anggota Agung Laia, SH, MH dan Hakim Kennedy Sitepu, SH, MH ditutup kembali.

Namun, sebelum menutup sidang, Ketua Majelis Hakim menyatakan dalam sidang bahwa Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli hanya diberi kesempatan waktu 1 minggu untuk menyiapkan duplik, dan sidang akan kembali digelar pada tanggal 30 Mei 2016. Apabila tidak di indahkan maka dilanjutkan pada pembuktian.

Sebelumnya, Direktur CV Karya Sendoro telah meminta penegasan kepada Majelis Hakim pada sidang terkait ketidakhadiran Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli yang telah dilakukan berulangkali.

Sehingga, Majelis Hakim menegaskan bahwa akan melayangkan surat peringatan kepada Bupati Nias dan Direktur RSUD Gunungsitoli. Ketika ditemui usai sidang, Sonitehe Telaumbanua, SH mengatakan jika dia menduga, ketidakhadiran Bupati Nias berulang kali adalah unsur kesengajaan.

“Saya menduga ketidakhadiran Bupati Nias pada sidang berulang kali adalah unsur kesengajaan. Bupati Nias sepertinya mempertontonkan kepada Pengadilan dan khalayak publik jika dia bisa berbuat sesuka sukanya dan seolah olah apa yang telah dia perbuat merupakan sebuah kebanggaan baginya,” sesal Sonitehe.

BACA JUGA
Sonitehe Telaumbanua Istilahkan Jawaban Bupati Nias “The King Can do No Wrong”
Replik Lengkap CV Karya Sendoro Atas Jawaban Bupati Nias dalam Kasus Alkes

Untuk diketahui perkara ini sebelumnya diawali tender pengadaan alkes Tahun 2012  oleh Rumah Sakit Umum Daerah Gunungsitoli senilai pagu dana 15 Miliar, dimana CV. Karya Sendoro terpilih sebagai pemenang senilai 12,2 Miliar.

Malah tiba tiba Bupati Nias Drs Sokhiatulo Laoli membatalkan secara sepihak atas permintaan perusahaan yang kalah yaitu PT. Winatindo Bratasena. Berikut perusahaan yang meminta tersebut diketahui pemiliknya adalah Ridwan Winata sebagai pelaku kejahatan korporasi diseluruh indonesia, yang didengar kabarnya dipenjara di lampung dalam kasus korupsi alkes. [red]

1 Comment

  1. Pingback: Bupati Nias Bertahan Pada Dalil Semula – Sanuria

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *