Berat Bocah Felisitas dari Nisel Hanya 4,5 Kg

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM| Felisitas Hildayanti Telaumbanua, bocah berusia dua tahun berasal dari di Desa Hoya, Kecamatan Sidua Ori, Kabupaten Nias Selatan terkena gizi buruk.

Felisitas hanya memiliki bobot 4,5 kilogram, jauh dari anak-anak seusianya. Tubuhnya terlihat kurus dan keriput. Dia tidak berdaya, karena sudah setahun terakhir menderita kekurangan gizi yang menyebabkan tubuhnya mengecil. Akibat gizi buruk, balita ini tidak dapat duduk dan berdiri. Untuk makan saja sulit.

Sang ibu mengaku pasrah dan tidak bisa berbuat banyak. Sebab tidak memiliki biaya perawatan.

“Selama ini sudah pernah berobat, tapi kami gak punya uang untuk berobat ke rumah sakit umum. Yang penting obat yang biasa saya beli saja,” ujar Festina Ndruru, ibu Felisitas seperti dilansir EdisiMedan.Com, Jumat (26/2/2016)

Sang ibu mengaku pasrah, biasanya bekerja sebagai petani dan berharap pemerintah lebih perduli terhadap kondisi masyarakat, agar tidak ada lagi anak-anak yang terkena kasus gizi buruk.

Kini sang anak dirawat di klinik Santa Margaretha, Yayasan Karya Faomasi Zo’aya, Gunung Sitoli. Yayasan ini sendiri merupakan lembaga sosial yang selalu memberikan perawatan kepada keluarga yang kurang mampu.

Untuk diketahui, kasus gizi buruk yang dialami Felisitas Hildayanti Telaumbanua bukan yang pertama terjadi di Kepulauan Nias, Sumatera Utara itu. Pemerintah diharapkan lebih perduli terhadap kesejahteraan rakyatnya. Namun pemerintah berdalih sudah serius dalam menangani kasus gizi buruk.

Menurut pihak klinik, selama bulan Januari hingga Februari, sudah 10 anak penderita gizi buruk yang dirawat. Tiga diantaranya meninggal dunia dan semua biaya ditanggung oleh pihak klinik.

“Peningkatan kasus gizi buruk di Kabupaten Nias ada 10 kasus, pemerintah daerah prinsipnya sudah menangani kasus ini, ” ujar Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan, Martin Harefa. [fad]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *