Ayam Ini Korban Kebrutalan Pelaku Judi di Gunungsitoli

GUNUNGSITOLI, SANURIA.COM — Polisi Resor Nias menangkap dan menahan dua pelaku judi sabung ayam berinisial AAZ alias Ama Fani (47) dan YAW alias ama Jeniffer (22) di dusun II Hilinangea, Desa Bawadesolo, Kota Gunungsitoli, Minggu (4/3/2018) sekitar pukul 15.00 WIB.

Sebelumnya, polisi mengamankan tiga orang warga, dan menyita sejumlah barang bukti berupa ayam, uang dan ring untuk gelanggang ayam yang terbuat dari gabus.

Kapolres Nias AKBP Erwin Horja H Sinaga SH SIk melalui Ps Paur Humas Polres Nias Bripka Restu El Gulo, Selasa (6/3/2018), membenarkan jika anggotanya menggerebek judi sabung ayam di dusun II Hilinangea, Desa Bawadesolo.

Dalam penggerebekan tersebut ada tiga warga yang diamankan, dimana ketiganya berinisial AAZ alias Ama Fani, YAW alias Ama Jeniffer dan SZ alias Ama Ucok (62).

Namun, SZ alias Ama Ucok dikembalikan kepada keluarga, karena dari keterangan saksi saksi SZ alias Ama Ucok tidak terlibat dalam perjudian sabung ayam, dan hanya menonton.

AAZ alias Ama Fani yang berperan sebagai wasit dan YAW alias Ama Jeniffer sebagai pemain telah ditetapkan sebagai tersangka, dan keduanya kini ditahan di sel tahanan Polres Nias untuk penyidikan lebih lanjut.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita barang bukti 1 unit gelanggang ayam yang terbuat dari gabus warna hitam, karpet merah yang dijadikan alas gelanggang ayam, uang taruhan sebesar Rp 2,4 juta, dua ekor ayam, dua ember tempat penampungan air, dua spon dan 1 tas tempat uang taruhan.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal 303 ayat 1 ke 1e,2e, dan 3e subsider pasal 303 bis ayat (1) dari KUHPidana yunto pasal 2 ayat (3) dari undang undang nomor 07 tahun 1974 tentang penertiban perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. [IH]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *