80-an Anak di Nias Barat Terdeteksi Menderita Gizi Buruk

Kadis Kesehatan Nisbar

Kadis Kesehatan Nias Barat Rahmati Daeli

NIAS BARAT, SANURIA.COM – Sepanjang tahun 2016 sebanyak 80-an anak dideteksi menderita gizi buruk di Nias Barat (Nisbar). Menurut Kadis Kesehatan Nisbar Rahmati Daeli, hal itu disebabkan minimnya pengetahuan orang tua tentang gizi, ditambah kondisi ekonomi keluarga yang memprihatinkan.

Sebagai upaya penanganan, Dinkes kini aktif mengontrol asupan gizi dan memberikan penyuluhan melalui petugas tenaga kesehatan di wilayah masing-masing.

“Untuk mengatasi gizi buruk, Dinkes memberikan asupan dengan memberikan susu, roti dan telur, dan selalu mengontrol perkembangan anak penderita. Bahkan sejak Tahun 2015 Dinkes telah membuka posko Pemulihan Penanganan Gizi sebagai upaya mengurangi gizi buruk” ujar Kadis.

Minggu lalu, tiga balita bersaudara penderita gizi buruk, warga Desa Tiga Serangkai Dusun I Lasara Kecamatan Lahomi Nisbar, terpaksa di bawa  ke sebuah klinik swasta di Gunungsitoli karena kondisinya memprihatinkan.

Ketiga balita tersebut antara lain Kezia Daeli (6 tahun) berat badan 8 kilogram, Yogo Prasetyo (44 bulan) berat badan 5 kilogram dan Gideon Prasetia Daeli (2 tahun) berat badan 4 kilogram. Mereka  anak dari pasangan Salahi Daeli dan Komariah. Ayahnya bekerja serabutan sementara ibunya mengalami gangguan jiwa. [rhg].

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *